Assalamu'alaikum.
Kembali lagi dengan pengalaman jepretan saya….
Kali ini saya akan menampilkan jepretan saya yang diberi judul si kuning & embun pagi. Jepretan saya ini saya peroleh pada saat saya berada di rumah mertua, di Cilegon. Ketika itu sekitar pukul 5.30 pagi saya iseng-iseng nengok ke halaman belakang rumah mertua, ternyata di salah satu sudut ada sesuatu yang menarik perhatian saya, yaitu sekuntum bunga berwarna kuning yang masih di hinggapi embun pagi.
Tatapan pertama saya ketika melihat bunga tersebut, “Subhanallah, segar sekali bunganya”. Seketika itu juga saya langsung bergegas ke dalam rumah menuju kamar, lalu saya ambil perlengkapan kamera saya, yaitu kamera pocket digital merk Nikon CP 4100 dan sebuah tripod.
Dengan tidak membuang waktu lama lagi, saya pun langsung men-set kamera saya ke mode macro dan blitz di aktifkan, mulailah jeprat – jepret.
Ternyata memfoto bunga yang ukurannya setengah telapak dengan menggunakan kamera pocket tidak semudah yang dibayangkan. Saya sampai berulang – ulang kali menjepret si bunga kuning tersebut dan sebelum saya puas akan hasil jepretannya, saya belum berhenti.
Tidak terasa setelah melewati beberapa
Nah, bagaimana pendapat teman-teman mengenai foto saya. Saya rasa masih banyak kekurangannya, tetapi saya sangat sulit untuk mendapatkan kekurangan tersebut.
Untuk itu saya minta tanggapan teman – teman mengenai jepretan saya, supaya saya bisa memperbaiki jepretan bunga saya dilain waktu, baik dari pencahayaannya, anglenya atau apapun yang bisa membuat foto saya ke depan bisa menjadi lebih baik lagi.
Oke, terimakasih sampai disini dulu upload dan pengalaman jepretan saya, mudah – mudahan di lain waktu saya bisa menyuguhkan hasil jepretan saya yang lainnya.
Untung Wijaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar